Home >Education >Bakteri kelas X

Bakteri kelas X

Date post:11-Aug-2015
Category:
View:28 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Transcript:
  1. 1. What do you think about the picture? Where are they alive? Look at the picture..
  2. 2. Archaebacteria dan Eubacteria
  3. 3. Bacteria Cyanobacteria (Ganggang hijau biru) EubacteriaArchaebacteria Bakteri
  4. 4. Beberapa perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria : Pembeda Archaebacteria Eubacteria Membran lipid Berbagai lipid Fosfolipid Dinding sel Bkn peptidoglikanPeptidoglikan Apakah perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria
  5. 5. CIRI-CIRI ARCHAEBACTERIA Archaebacteria merupakan kelompok bakteri yang pertama muncul di bumi. Archaebacteria disebut juga bakteri kuno/purba (Archae = kuno/Purba). Cirinya : Hidup dalam kondisi lingkungan yang cukup ekstrim, Misal : Kondisi panas (termofil), kadar garam tinggi (halofil dan asam (asidofil)
  6. 6. Klasifikasi Archaebacteria Metanogen Merupakan kelompok Archae yang mampu mengubah karbondioksida dan Hidrogen menjadi Metana. habitat : Daerah yg sedikit oksigen, misal : rawa dan lambung (rumen) hewan ruminansia. Contoh : Methanobacterium Halofil ekstrim Merupakan kelompok Archae yang hidup di perairan dg kadar garam yang tinggi. Contoh : Halobacterium dan Halococcus Termofil ekstrim Merupakan kelompok Archae yang hidup di suhu panas dg suhu optimum 60oC sampai 80oC. Hidup dg mengoksidasi sulfur. Contoh : Sulfolobus
  7. 7. EUBACTERIA Eubacteria atau dikenal juga Bakteri sebenarnya. Bakteri merupakan mikroorganisme prokariotik, istilah bakteri berasal dari bahasa Yunani dari kata bakterion yang berarti batang kecil, bersel satu dan umumnya tidak berklorofil dapat ditemukan hampir di semua tempat.
  8. 8. Sejarah Bakteri ditemukan pertama kali oleh Antony van Leeuwenhoek Istilah Bakteri diperenalkan oleh Ehrenberg. Ilmu yang mempelajari tentang bakteri disebut Bakteriologi
  9. 9. Merupakan organisme uniseluler (bersel satu) dan prokariotik (tidak memiliki membran inti) Ukuran: pada umum nya berdiameter 0,5-5 m (mikrometer) Dapat hidup di berbagai lingkungan (kosmopolit), misalnya: di tubuh organisme, tanah, air, dll. Tidak berklorofil (meskipun begitu ada beberapa jenis bakteri yang memiliki pigmen seperti klorofil sehingga mampu berfotosintesis dan hidupnya autotrof Dinding selnya tersusun atas polisakarida dan protein yang membentuk peptidoglikan. Dapat membentuk endospora dalam kondisi lingkungan buruk. Ciri-ciri Bakteri:
  10. 10. Ada 3 macam bentuk bakteri sebagai berikut: 1. Bentuk Bulat (Kokus) 2. Bentuk batang (Basil) 3. Bentuk Spiral Bentuk Bakteri:
  11. 11. Monokokus yaitu bakteri berbentuk bola tunggal Contoh: Monococcus gonorhoe penyebab penyakit kencing nanah. Diplokokus yaitu bakteri berbentuk bola bergandengan dua-dua. Contoh: Diplococcus pneumoniae penyebab penyakit pneumonia (radang paru-paru). 1. Bakteri Bulat (kokus):
  12. 12. Sarkina yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok empat-empat membentuk kubus, Contoh: Sarcina lutea. Streptokokus yaitu bakteri berbentuk bola yang berkelompok memanjang berbentuk rantai Contoh: Streptococcus lactis, dan Streptococcus thermophilis untuk pembuatan yoghurt (susu asam). Stafilokokus yaitu bakteri berbentuk bola yang berkoloni seperti buah anggur, Contoh: Stafilokokus aureus, penyebab penyakit radang paru- paru. 1. Bakteri Bulat (kokus):
  13. 13. 2. Bakteri Batang (Basil) Monobasilus bakteri yang hanya berbentuk satu batang tunggal. Contoh: Salmonella typhosa penyebab penyakit tipus, Escherichia coli bakteri yang terdapat pada usus Diplobasil Bakteri berbentuk basil yang bergandengan dua-dua Contoh: Moraxellalacunata penyebab penyakit katarak konjungtiva
  14. 14. 2. Bakteri Batang (Basil) Streptobasil Bakteri berbentuk basil yang bergandengan memanjang berbentuk rantai, Contoh Bacillus anthracis penyebab penyakit antraks, Azotobacter, bakteri pengikat nitrogen.
  15. 15. Ada tiga macam bakteri bantuk spiral yaitu: 1. Spiral yaitu golongan bakteri yang bentuknya seperti spiral, contoh: Spirillum minor yang menyebabkan demam dengan perantara gigitan tikus atau hewan pengerat lainnya ). 3. Bakteri Spiral
  16. 16. 2. Vibrio atau bentuk koma dianggap sebagai bentuk spiral tak sempurna. Contoh: Vibrio cholerae penyebab penyakit kolera. 3. Spiroseta yaitu golongan bakteri berbentuk spiral yang dapat bergerak. contoh: Spirochaeta palida, penyebab penyakit sifilis. 3. Bakteri Spiral
  17. 17. Struktur tubuh bakteri, terdiri atas: Kapsul, berfungsi untuk mempertahankan dan melindungi diri Dinding sel, berfungsi untuk melindungi sel Membran sel, berfungsi mengatur keluar masuknya zat keluar atau ke dalam sel
  18. 18. Sitoplasma, berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi metabolisme. DNA, berfungsi sebagai zat pengontrol sintesis protein dan zat pembawa sifat/ gen. Ribosom, berfungsi dalam sintesis protein dan sebagai pabrik protein.
  19. 19. Mesosom, berfungsi untuk menyediakan energi bakteri dan sebagai pusat pembentuk dinding sel baru.
  20. 20. Atrik, tidak mempunyai flagel Monotrik, mempunyai satu flagel pada salah satu ujungnya Lofotrik, mempunyai sejumlah flagel pada salah satu ujungnya Amfitrik, mempunyai sejumlah flagel pada kedua ujungnya Peritrik, mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya, uniseluler (bersel tunggal), prokariotik (tidak mempunyai membran inti/ membran)
  21. 21. Bakteri berkembang biak dengan cara seksual yaitu dengan cara rekombinasi gen dan Aseksual dengan cara pembelahan biner (membelah diri) 1. Rekombinasi gen adalah pemindahan secara langsung bahan genetik (DNA) di antara dua sel bakteri melalui proses berikut : TransduksiTransformasi Konjugasi
  22. 22. Transformasi adalah perpindahan materi genetik berupa DNA dari sel bakteri yang satu ke sel bakteri yang lain
  23. 23. Transduksi adalah pemindahan materi genetik bakteri ke bakteri lain dengan perantaraan virus
  24. 24. Konjugasi adalah pemindahan materi gen dari suatu sel bakteri ke sel bakteri lain secara langsung melalui jembatan konjugasi
  25. 25. 2. Pembelahan diri secara biner (langsung) Pada pembelahan ini, sifat sel anak yang dihasilkan sama dengan sifat sel induknya
  26. 26. Pengelompokan bakteri berdasarkan cara memperoleh makanan Bakteri Heterotrof (Yunani, hetero = yang lain, trophos = memakan). Adalah bakteri yang makanannya berupa senyawa organik dari organisme lain Bakteri Saprofit Bakteri yang memperoleh makanan dari sisa- sisa organisme. Contohnya E. coli, Lactobacillus bulgaricus dan Mycobacterium Bakteri parasit Bakteri yang memperoleh makanan dari inangnya. Jika menyebabkan sakit maka disebut patogen. c/ Bacillus antrachis, Clostridium tetani Bakteri autototrof (Yunani, auto = diri, trophos = memakan) Adalah bakteri yang mampu membuat makananya sendiri. Bakteri fotoautotrof Adalah bakteri yang menggunakan energi cahaya matahari untuk membuat maknananya. Contohnya Thiocystis sp. Bakteri ini memperoleh makanannya melalui proses fotosintetis Bakteri kemoautotrof Adalah bakteri yang menggunakan energi kimia untuk mensintetis makanannya. Energi kimia diperoleh dari proses oksidasi senyawa anorganik. C/ Nitrosomonas dan Nitrosococcus (bakteri nitrit) yang mengoksidasi senyawa amonia menjadi ion nitrit
  27. 27. Contoh bakteri parasit Contoh bakteri fotoautototrof
  28. 28. Pengelompokan bakteri berdasarkan kebutuhan oksigen untuk memperoleh energi Aerob Anaerob Adalah bakteri yang membutuhkan oksigen bebas untuk memperoleh energinya. Contohnya Nitrosomonas Nitrosococcus, dan Nitrosobacter. Nitrosomonas dan Nitrosococcus (baklteri nitrit) adalah bakteri yang mengoksidasi amonia (NH3). Prosesnya Sbb. 2NH3+3O2 2HNO2 + 2H2O + energi (amonia) (nitrit) Adalah bakteri yang tidak membutuhkan oksigen bebas untuk memperoleh energinya. Energi diperoleh dari proses perombakan senyawa organik tanapa menggunakan oksigen yang disebut fermentasi. Bakteri anaerob obligat Hanya dapat hidup tanpa adanya oksigen. C/ Clostridium tetani Bakteri anaerob fakultatif Dapat hidup jika ada oksigen maupun tidak oksigen. c/ E. coli dan Lactobacillus sp.
  29. 29. Contoh bakteri aerob Contoh bakteri anaerob fakultatif
  30. 30. Peranan Bakteri dalam kehidupan Manusia Bakteri yang menguntungkan 1. Eschericha coli membusukan makanan didalam usus besar dan menghasilkan vitamn K. 2. Rhizobium bersimbiosis dengan kacang-kacangan dan dapat menambat nitrogen serta menyuburkan tanah 3. Azotobacter hidup bebas di tanah dapat menambat nitrogen serta menyuburkan tanah 4. Lactobacillus casei digunakan dalam pembuatan keju 5. Acetobacter xylinum digunakan dalam proses nata de coco. 6. Acetobacter berperan dalam pembuatan asam cuka 7. Streptomyces griceus dapat menghasilkan antibiotik streptomisin 8. Lactobacillus bulgaricus berperan dalam pembuatan yogurt
  31. 31. Bakteri yang merugikan 1. Myccobacterium tuberculosis penyebab penyakit TBC 2. Mycobacterium leprae penyebab penyakit lepra 3. Troponema pallidum penyebab penyakit sifilis
  32. 32. Alhamdulillah
Popular Tags:
of 33/33
What do you think about the picture? Where are they alive? Look at the picture…..
Embed Size (px)
Recommended