Home >Documents >Konstruktivisme dan desain

Konstruktivisme dan desain

Date post:05-Jul-2015
Category:
View:251 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 1. KONSTRUKTIVISME DAN DISAIN PEMBELAJARAN Buku : Constuctivism and the Technology of Instruction : Conversation M. David Merrill Utah State University OLEH : DEDI YULIANTO

2. Asumsi-Asumsi Tentang ID2 (Intructional Design generasi 2) MentalModels Kategori-kategori Pengetahuan Representasi Pengetahuan Usaha Strategi Pemisahan Pengetahuan Kategori-Kategori Strategi 3. Asumsi-asumsi Tentang konstruktivisme Pembelajaran konstruksi Intrepretasi personal Pembelajaran Aktif Pembelajaran Kolaboratif Pembelajaran Situasi 4. Mental Models Konsep-konsepID2 lebih bersifat kognitif di banding Behavior. Dimulai dari asumsi dasar dimana hasil pembelajaran dengan menghafal secara teratur (model-model mental) 5. Kategori-kategori Pengetahuan Pada ID2 di gunakan kembali anggapan Gagne yaitu : Ada banyak Perbedaan dari hasil-hasil pembelajaran dan perbedaan kondisikondisi yang tersedia untuk mempromosikan setiap hasil yang berbeda. 6. Representasi Pengetahuan Asumsibahwa pengetahuan dapat di tampilkan di dalam sebuah pengetahuan berdasarkan keadaan luar siswa 7. Usaha Sebuahmodel mental yang komplek dapat membuat pelajar terkait pada beberapa usaha manusia yang rumit ataupun aktifitas yang terintegrasi. 8. Strategi Pemisahan Pengetahuan Strategipembelajaran tidak tergantung pada pengetahuan yang diajarkan. Strategi yang sama dapat digunakan untuk mengajarkan dengan topik yang berbeda 9. Kategori-kategori Strategi Adabanyak macam-macam strategi pengajaran yang sesuai untuk mempromosikan berbagai macam pengetahuan dan keterampilan Penggunaan strategi yang sesuai akan memfasilitasi kemampuan pengetahuan atau keterampilan pelajar, sedangkan penggunaan sebuah strategi pangajaran yang tidak sesuai akan mengurangi pengetahuan ataupun keterampilan belajar. 10. Pembelajaran Konstruksi Pengetahuan diperoleh dari pengalaman Pembelajaran adalah sebuah proses konstruktif dimana pembelajaran membangun sebuah gambaran internal dari pengetahuan 11. Interpretasi Personal Belajar adalah interpretasi personal tentang dunia. Pembelajaran menghasilkan sebuah interpretasi personal dari pengalaman. 12. Pembelajaran Aktif Belajar itu aktif Pembelajaran adalah sebuah proses yang berarti perkembangannya berdasarkan pada pengalaman dasar 13. Pembelajaran kolaboratif Makna dihasilkan dari berbagai perspektif peran dari pendidikan adalah untuk meningkatkan kolaborasi dengan yang lain untuk menunjukkan perspektif yang beragam yang bisa dimunculkan dalam masalah tertentu dan untuk menentukan posisi yang dipilih sendiri dimana mereka bisa menjalankannya 14. Pembelajaran situasi Pembelajaran harus terjadi dalam keadaan yang nyata pembelajaran harus dikondisikan dalam konteks yang lebih luas, tanggap akan dunia nyata 15. Perbandingan Konstruktivisme dan ID2 Mental Model dan pembelajaran Konstruksi Kelompok dari Pengetahuan dan Intepretasi personal Keberaniaan Berusaha Strategi Pemisahan Pengetahuan Kategori Strategi Strategi yang Mendunia Pembelajaran Colaboratif dan Menegosiasikan Arti dari Perspektif majemuk 16. ID2 DAN DESAIN PEMBELAJARAN Mengingatasumsi yang ada di awal, ID2 adalah sebuah tekhnologi yang diterapkan dalam desain pembelajaran yang memiliki tujuan utama dan dapat menguasai materi pembelajaran dengan latihan minimal atau pengalaman di dalam tekhnologi pembelajaran dan meyakinkan bahwa materi pembelajaran dapat menghasilkan pengalaman belajar yang menggunakan kemampuan yang baik. 17. Konstruktivisme dan Teori Transaksi Instruksional Sepertidikatakan di awal, teori transaksi instruksional(ID2 ) itu konsisten dengan interpretasi yang cukup dari berbagai asumsi konstruktifisme. Lebih lanjut, ID2 tidak konsisten dengan pendapat ekstrim dari beberapa penulis di buku ini. Mana yang benar? Tidak satupun dari kita mengerti bagaimana manusia belajar dan fungsi dari otak. 18. Kesimpulan : Konstruktivismemoderat memiliki banyak hal yang seharusnya di pertimbangkan oleh perencana pembelajaran Konstrukstivisme ekstrim seperti di representasikan oleh pengarang-pengarang dalam buku ini. Memberikan asumsi tentang proses pembelajaran yang tidak perlu membatasi dan mencegah banyaknya pembelajaran efektif yang mereka cari. 19. TERIMAKASIH

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended