Home > Documents > kti kurang dapus

kti kurang dapus

Date post: 25-Feb-2018
Category:
Author: desypurnamasari
View: 216 times
Download: 0 times
Share this document with a friend
Embed Size (px)

of 57

Transcript
  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    1/57

    SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVUTASANTIOKSIDAN DALAM EKSTRAK SAYURAN ASPARAGUS

    (Asparagus officinalis) DENGAN METODE DPPH (1,1- diphe!"-

    #-pi$%i"hid%&'i")

    PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH

    Di O"eh *

    DESI PURNAMASARI

    NIM * +#1+#

    PROGRAM STUDI D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN

    FAKULTAS FARMASI

    INSTITUT ILMU KESEHATAN HAKTI .IYATA

    KEDIRI

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    2/57

    #1/

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    3/57

    SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVUTAS

    ANTIOKSIDAN DALAM EKSTRAK SAYURAN ASPARAGUS

    (Asparagus officinalis) DENGAN METODE DPPH (1,1- diphe!"-

    #-pi$%i"hid%&'i")

    PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH

    Di O"eh *

    DESI PURNAMASARI

    NIM * +#1+#

    PROGRAM STUDI D-III ANALIS FARMASI DAN MAKANAN

    FAKULTAS FARMASI

    INSTITUT ILMU KESEHATAN HAKTI .IYATA

    KEDIRI

    #1/

    1

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    4/57

    HALAMAN PERSETUJUAN

    SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DALAM

    EKSTRAK SAYURAN ASPARAGUS (Asparagus ofcinalis L) DENGAN

    METODE DPPH (1,1-diphe!"-#-pi$%!"h!d%&'!")

    PROPOSAL KARYA TULIS ILMIAH

    DESI PURNAMASARI

    NIM 0 +#1+#

    Proposal Karya Tulis Ilmiah ini telah disetujui

    Tanggal 19 Januari 2016

    Mengetahui :

    Program Studi iploma III !nalis "armasi dan Ma#anan

    "a#ultas "armasi

    Institut Ilmu Kesehatan $ha#ti %iyata Kediri

    S! Adi$& S&p2%&, S0F&%3

    Ketua Prodi

    DAFTAR ISI

    #

    Pem&im&ing I

    D%&0 N% R4h3&h, Ap2

    Pem&im&ing II

    Fe%& S5i2&&%i, S0Pd

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    5/57

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    6/57

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    7/57

    DAFTAR TAEL

    *

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    8/57

    +

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    9/57

    DAFTAR GAMAR

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    10/57

    A I

    PENDAHULUAN

    A0 L&2&% e"&$&6

    Tanaman sayuran merupa#an salah satu tanaman horti#ultura yang

    memili#i peluang yang &ai# untu# di#em&ang#an' (al terse&ut di#arena#an

    #esadaran masyara#at yang mening#at tentang #esehatan dalam meng#onsumsi

    ma#anan' Sayur merupa#an salah satu &ahan pangan yang memilli#i #andungan

    gi)i tinggi yang &erman*aat &agi tu&uh' alam &udidaya tanaman sayuran

    memili#i tantangan tersendiri' Salah satunya #arena tanaman sayuran pada

    umumnya memili#i #andungan air yang tinggi serta perisha&le atau mudah rusa#'

    Sehingga harus dila#u#an perla#uan #husus saat setelah panen'

    Sayur merupa#an jenis tum&uhan yang &isa dima#an yang #aya dengan

    man*aat &agi tu&uh manusia' Sayuran merupa#an &ahan pangan penting untu#

    memperoleh #eseim&angan #onsumsi ma#anan+ #arena #andungan )at gi)inya

    seperti ,itamin ! dan ,itamin -+ sum&er #alsium dan )at &esi+ sedi#it #alori+ serta

    sum&er serat pangan dan antio#sidan alami'

    Salah satu jenis sayuran yang memili#i &anya# man*aat adalah asparagus

    .Asparagusofficinalis L/' !sparagus .Asparagus officinalis/ merupa#an salah satu

    tanaman sayuran yang di#onsumsi pada &agian &atang atau re&ungnya' Tanaman

    asparagus telah diper#e&un#an di !meri#a Seri#at seja# tahun 1900' Pusat lo#asi

    penanaman ada di Saramento+ lem&ah -ali*ornia+ e Jersey+ -arolina Selatan

    dan Illinois' !#an tetapi pada saat ini asparagus sudah mulai diper#e&un#an di

    daerah !*ri#a+ Malaysia dan sedi#it di Indonesia'

    1

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    11/57

    #

    !sparagus di Ka&upaten Kediri di esa Sata# Keamatan Punu juga

    di&udidaya#an dan hasil panennya di e#sport #e egara tetangga seperti Malaysia+

    Singapura+ dan egara lainnya' Selain le)at diolah menjadi &eragam masa#an+

    asparagus juga mempunyai#andungan gi)i yang sangat &ai#' Sayuran ini rendah

    #alori dan memili#i #andungan serat .dietary *i&er/ yang sangat tinggi' Ke#ayaan

    nutrisi+ serat dan natrium yang sangat rendah dan #andungan #alori mem&uat

    asparagus pilihan gi)i yang &ija# &agi #onsumen yang sadar #esehatan saat ini'

    !sparagus .Asparagusofficinalis L/ merupa#an jenis ma#anan yang mengandung

    antio#sidan yang le&ih tinggi dari jenis sayuran lainnya' !danya antio#sidan

    dalam sayuran asparagus &ertujuan untu# menegah radi#al &e&as dalam tu&uh

    manusia'

    3adi#al &e&as merupa#an pemiu se&agian &esar penya#it' Senyaa ini

    sangat rea#ti* menyerap mole#ul4mole#ul tu&uh yang &erada di se#itarnya'

    3adi#al &e&as terse&ut dihasil#an selama meta&olisme dalam tu&uh yang dapat

    menga#i&at#an #erusa#an o#sidati* jaringan yang sering dise&ut stress o#sidati*'

    Kerusa#an o#sidati* yang dia#i&at#an radi#al &e&as dalam tu&uh merupa#an

    masalah yang tida# dapat dia&ai#an' amun demi#ian+ tu&uh mempunyai

    me#anisme untu# menetral#an #erusa#an yang ditim&ul#an oleh radi#al &e&as

    dengan mem&entu# antio#sidan .%inarsi+ 2005/'

    !ntio#sidan adalah )at yang &er*ungsi untu# menetralisasi radi#al &e&as

    sehingga tu&uh terlindungi dari pel&agai maam penya#it degenerati* dan

    mem&antu mene#an proses penuaan' Senyaa antio#sidan yang dihasil#an oleh

    tu&uh &erada dalam &entu# en)im seperti Senyaa #sigen 3ea#ti* .S3/ dan

    Senyaa itrogen 3ea#ti* .S3/ yang &erperan se&agai regulator dalam

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    12/57

    meta&olisme tu&uh' Tu&uh tida# mempunyai adangan antio#sidan dalam jumlah

    &anya#+ sehingga saat terjadi paparan radi#al &e&as tu&uh memerlu#an

    antio#sidan e#sogen atau antio#sidan dari luar tu&uh .%inarsi+ 2005/'

    $erdasar#an sum&er perolehannya terdapat dua maam antio#sidan yaitu

    antio#sidan alami dan antio#sidan &uatan .sinteti#/' !ntio#sidan alami umumnya

    seperti senyaa *la,onoid .#uersetin+ #aem*erol dan apigenin/+ tanin .#ate#in dan

    asam galat/+ to#o*erol+ ,itamin -+ dan lain4lain' !ntio#sidan sinteti# ontohnya

    seperti $(! .$util (idro#si !nisol/ dan $(T .$util (idro#si Toluena/ .7inder+

    198/'

    $erdasar#an penelitian yang dila#u#an oleh $asma et al'+ .2011/ didapat

    &aha antio#sidan sinteti# .$(! dan $(T/ dapat menye&aan #erusa#an pada

    hati dan &ersi*at #arsinogenesis' (al ini menye&aan penelitian dan penggunaan

    antio#sidan alami mening#at ' uji a#ti,itas antio#sidan di la#u#an dengan metode

    PP( .$asma et al'+ 2011/'

    0 R3& M&&"&h

    $erdasar#an latar &ela#ang diatas ma#a didapat rumusan masalah

    se&agai &eri#ut :

    1' $agaimana hasil meta&olit se#under dari hasil e#stra# sayuran

    asparagus (Asparagus officinalis L)seara *ito#imia 2' $agaimana a#ti,itas antio#sidan pada asparagus .Asparagus

    officinalis L/ dengan metode PP( .1+14diphenyl424picrylhydrazyl/

    70 T8&

    10 T8& 33

    a' ;ntu# mengetahui #andungan meta&olit se#under dalam e#stra#

    sayuran asparagus .Asparagus officinalis L/ seara *ito#imia'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    13/57

    &' ;ntu# mengetahui a#ti,itas antio#sidan pada e#stra# sayuran

    asparagus .Asparagus officinalis L/ dengan metode PP( .1+14

    diphenyl424picrylhydrazyl/'

    #0 T8& $h

    a' ;ntu# mengetahui s#rining *ito#imia dan uji a#ti,itas antio#sidan

    dalam sayuran asparagus .Asparagus officinalis L/ dengan metode

    PP( .1+14diphenyl424picrylhydrazyl/'

    D0 M&9&&2 Pee"i2i&

    10 &6i M&h&i5&a' ;ntu# menam&ah aasan penulis tentang uji a#ti,itas antio#sidan

    pada asparagus .Asparagus officinalis L/ dengan metode PP( .1+14

    diphenyl424pirylhydra)yl/'

    &' ;ntu# menam&ah in*ormasi tentang metode metode PP( .1+14

    diphenyl424pirylhydra)yl/ pada uji a#ti*itas antio#sidan sayuran

    asparagus .Asparagus officinalis L/'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    14/57

    A II

    TINJAUAN PUSTAKA

    A0 Ti8&& T&&3& Ap&%&6

    Tanaman !sparagus dalam istilah $otani dise&utAsparagus officinalisyang

    termasu# dalam *amily 7iliaeae' $eri#ut ta#sonomi tanaman asparagus :

    Kingdom : Plantae

    i,isi : Spermatophyta

    Su&4di,isi : !ngiospermae

    Kelas : Monootyledoneae

    rdo : 7iliales"amili : 7iliaeae

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    15/57

    +

    Tanaman !sparagus merupa#an tanaman sayuran yang di#onsumsi pada

    &agian re&ungnya' 3e&ung !sparagus mengandung )at aspegirineyang &erguna

    untu# memper&ai#i penernaan ma#anan dan melanar#an air seni'

    10 A&23i d& 3%9"6i 2&&3& &p&%&6 (Asparagus officinalis L)

    Tanaman asparagus merupa#an tanaman yang termasu# jenis tanaman

    sema# menjalar' Tanaman asparagus dapat menapai panjang sampai dengan =

    m' $entu# tanaman asparagus &atangnya mempunyai &entu# silindris+

    memanjat+ mem&entu# re&ung' Tanaman asparagus mempunyai arna hijau'

    aun tanaman asparagus &er&entu# majemu#+ &erseling+ terse&ar+ &entu#nya

    mirip jarum+ dengan panjang daun tanaman asparagus 1 m+ dan &erarna

    hijau' $unga tanaman asparagus &entu#nya majemu#+ munul di #etia# daun+

    &enang sari silindris+ dengan panjang sampai 1+ m+ #epala puti# tanaman

    asparagus &er&entu# &intang+ putih+ mah#ota putih #emerahan' $uah tanaman

    asparagus &er&entu# #ota# mem&ulat' Kalau masih muda &uah tanaman

    asparagus &erarna hijau setelah tua &erarna o#lat' $iji tanaman asparagus

    mempunyai &entu# &ulat+ dengan diameter mm+ &erarna putih' !#ar

    tanaman asparagus &ersera&ut+ putih #otor' (a&itat tanaman asparagus ditanam

    orang di daerah4daerah pegunungan Jaa dan merupa#an sayuran yang mudah

    #ita temu#an di se#itar #ita' i Indonesia tanaman asparagus di &udidaya#an

    di Su#a&umi Jaa $arat+ di $atu dan di Kediri Jaa Timur+ jenis tanaman

    asparagus ini ditanam pada #etinggian tempat 50041'000 m dpl' -ara tanam

    tanaman asparagus ini #ara#teristi#nya mem&utuh#an persyaratan #ualitas

    tanah tinggi+ yaitu tanahnya selalu &asah+ sangat gem&ur+ dan selalu dipelihara'

    $udidaya tanaman asparagus ini menggun#an &iji'

    #0 Jei Ap&%&6 (Asparagus officinalis)

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    16/57

    Jenis4Jenis asparagus &erdasar#an arna pada saat pemanenan yaitu :

    a' !sparagus putih

    !sparagus putih di&udidaya#an di dataran tinggi dan tida# &anya#

    dijumpai di Indonesia' !sparagus putih dipanen dari re&ung putih yang

    masih &erada di dalam tanah #arena #e#urangan sinar matahari'

    &' !sparagus hijau

    !sparagus hijau dipanen dari re&ung yang sudah tersem&ul dari tanah

    dan ter#ena sinar matahari' !sparagus arna hijau #arena #e#urangan

    pigmen dan #lorin tapi+ &iasanya dijual di pasar dalam &entu# segar'

    !sparagus yang di#em&ang#an di Indonesia adalah !sparagus hijau yang

    di#em&ang#an oleh Misi Te#ni# Taian'

    Kara#teristi# !sparagus se&adai &eri#ut :

    1/ Tai an no' =

    iper#enal#an pada tahun 1995' Kele&ihan : pertum&uhan sangat &ai#+

    produ#si re&ung tinggi' Kelemahan : re&ung #eil+ #ulit permu#aan

    mengandung &anya# serat+ ujung re&ung mudah me#ar' i&udidaya#an

    di $oyolali+ Sleman dan Mojo#erto'

    2/ Mary %ashington

    iper#enal#an se#itar tahun 1998' Kele&ihan : menghasil#an asparagus

    putih dan hijau+ &atangnya tinggi+ re&ung yang dihasil#an &esar dan

    #ualitasnya &agus' Kelemahan : ting#at produ#si rendah dan pada musim

    hujan tida# tahan terhadap penya#it re&ung' i&udidaya#an Magelang

    dan $oyolali'

    ' !sparagus ungu

    !sparagus ungu sarat dengan phtyohemials+ anthoyanin + yaitu )at

    yang mem&eri#an arna untu# sayuran dan di#enal memili#i man*aat

    &ai# untu# #esehatan'

    +0 M&9&&2 T&&3& Ap&%&6 (Asparagus officinalis L)

    !sparagus rendah #alori+ tida# mengandung #olesterol dan sangat rendah

    sodium' Ini juga merupa#an sum&er yang &ai# untu# ,itamin $6+ #alsium+

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    17/57

    magnesium dan seng+ dan sum&er yang sangat &ai# serat+ protein+ ,itamin !+

    ,itamin -+ ,itamin >+ ,itamin K+ thiamin+ ri&o*la,in+ rutin+ niain+ asam *olat+

    &esi+ *os*or+ #alium+ tem&aga+ mangan dan selenium' !sam amino asparagina

    &erasal dari asparagus+ di&agan re&ung+ daun dan &uah asparagus

    mengandung saponin+ disamping itu re&ungnya juga mengandung tanin dan

    daunnya mengandung poli*enol'

    alam sayuran asparagus juga &anya# ter#andung asam *olat' !sam *olat

    dapat mem&antu memudah#an mendapat#an #ehamilan' Selain itu+ asam *olat

    sangat &erguna &agi i&u hamil dan janin+ untu# melindungi aat ta&ung sara*

    &ada &ayi' Terus meng#onsumsi sayuran asparagus setelah #elahiran juga

    a#an memperlanar produ#si air susu I&u .!SI/'

    !sparagus adalah salah satu sayuran yang paling &ergi)i yang seim&ang

    yang ada' Ini menye&aan hampir semua menghasil#an item dalam &eragam

    nutrisi itu persediaan dalam jumlah yang signi*i#an untu# diet sehat'

    !sparagus adalah pemaso# ter#emu#a di antara sayuran asam *olat'

    += ons porsi menyedia#an 60? dari uang sa#u harian yang dire#omendasi#an

    untu# *olain yang diperlu#an untu# pem&entu#an sel darah+ pertum&uhan+ dan

    penegahan penya#it hati' "olain telah ditunju##an untu# memain#an peran

    penting dalam penegahan aat ta&ung sara*+ seperti spina &i*ida+ yang

    menye&aan #elumpuhan dan #ematian pada 2'00 &ayi setiap tahun'

    Ke#ayaan nutrisi+ serat dan natrium yang sangat rendah dan #andungan #alori

    mem&uat asparagus pilihan gi)i yang &ija# &agi #onsumen yang sadar

    #esehatan saat ini .alimartha dan "[email protected]+ 2011 /'

    $er&agai man*aat sayuran asparagus se&agai &eri#ut :

    1/ !sparagus dapat menegah #ram selama menstruasi'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    18/57

    .

    2/ !sparagus memili#i antio#sidan sehingga menegah e*e#4e*e#

    penuaan'=/ !sparagus mampu menai##an li&ido dan mem&eri#an rasa nyaman'

    A/ !sparagus mem&antu dalam treatmen penya#it (IB'

    / !sparagus mem&antu menegah multiple slerosis'

    6/ !sparagus mem&antu menegah penya#it #udis'

    5/ !sparagus juga &agus untu# mata #arena dapat menegah #atara#'

    8/ Ma#an asparagus juga mampu menutrisi ram&ut untu# menegah

    ram&ut ronto#'

    9/ !sparagus juga dapat menang#al #an#er+ #hususnya #an#er paru'

    Kandungan agen anti #an#er di dalamnya mampu menyusut#an tumor+

    dan mening#at#an produ#si sel darah putih'

    10/ !sparagus juga &erguna &agi penderita sa#it gigi'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    19/57

    1/

    Ta&le II'2 #andungan gi)i sayuran asparagus .Asparagus officinallis /

    :0 E9e$ Ne6&2i9 S&!%& Ap&%&6

    !sparagus termasu# sayuran yang &anya# mengandung purin .purine/'

    Se&agian &esar orang mengira purin hanya terdapat pada jeroan dan &oga

    &ahari .sea*ood/' Kenyataannya+ sayuran hijau juga &anya# mengandung purin+

    mes#ipun tida# semuanya'

    Pening#atan #adar purin a#an menye&aan penya#it asam urat .gout/'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    20/57

    11

    Penya#it ini adalah salah satu jenis remati# yang umum menyerang pada

    indi,idu deasa' ;ntu# menghindar #enai#an #adar asam urat dalam darah+

    penderita asam urat harus menghindari ma#an asparagus agar penya#itnya

    tida# #am&uh .alimartha dan "[email protected]+ 2011 /'

    0 Ti8&& Si3p"ii&

    Simplisia adalah &ahan alamiah yang diperguna#an se&agai o&at

    yang &elum mengalami pengolahan apapun juga dan #euali dinyata#an

    lain+ &erupa &ahan yang telah di#ering#an' Simplisia di&eda#an menjadi

    tiga+ yaitu simplisia na&ati+ simplisia heani+ dan simplisia peli#an

    .mineral/'

    a' Simplisia na&ati adalah simplisia yang &erupa tanaman utuh+ &agian

    tanaman atau e#sudat tanaman' >sdu#at tanaman adalah isis sel yang

    seara spontan #eluar dari tanaman atau isi sel yang dengan ara

    tertentu di#eluar#an dari selnya+ atau )at C )at na&ati lainnya yang

    dengan ara tertentu dipisah#an dari tanamannya dan &elum &erupa )at

    #imia murni'

    &' Simplisia heani adalah simplisia yang dapat &erupa hean utuh atau

    )at4)at &erguna yang dihasil#an oleh hean dan &elum &erupa &ahan

    #imia murni+ misalnya minya# i#an dan madu'

    ' Simplisia peli#an atau mineral adalah simplisia &erupa &ahan peli#an

    atau mineral yang &elum diolah atau telah diolah dengan ara sederhana

    dan &elum &erupa &ahan #imia murni+ ontoh ser&u# seng dan ser&u#

    tem&aga .$PM 3I+ 2012/'

    Simplisia yang &ermutu adalah simplisia yang memenuhi persyaratan

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    21/57

    1#

    "arma#ope Indonesia >disi III dan IB+ Materia Medi#a Indonesia .MMI/'

    !da &e&erapa *a#tor yang &erpengaruh antara lain &ahan &a#u simplisia+

    proses pem&uatan simplisia termasu# ara penyimpanan &ahan &a#u

    simplisia+ ara pengepa#an simplisia'

    Tahapan C tahapan pem&uatan simplisia+ yaitu

    1' Pengumpulan &ahan Dang perlu diperhati#an adalah umur tanaman atau

    &agian tanaman pada a#tu panen+ a#tu panen dan ling#ungan tempat

    tum&uh'2' Sortasi &asah Sortasi &asah dila#u#an untu# memisah#an #otoran C

    #otoran atau &ahan 4 &ahan asing lainnya dari &ahan simplisia sehingga

    tida# i#ut ter&aa pada proses selanjutnya yang a#an mempengaruhi

    hasil a#hir'

    =' Penuian Penuian dila#u#an agar menghilang#an tanah dan #otoran

    lainnya yang mele#at pada &ahan simplisia' Se&ai#nya air yang

    diguna#an adalah air yang mengalir dan sum&ernya dari air &ersih

    seperti air P!M+ air sumur atau mata air'

    A' Perajangan Perajangan tida# harus selalu dila#u#an' Pada dasarnya

    proses ini untu# mempermudah proses pengeringan' Ji#a u#uran

    simplisia u#up #eil atau tipis+ ma#a proses ini dapat dia&ai#an'

    ' Pengeringan Pengeringan dila#u#an agar memperoleh simplisia yang

    tida# mudah rusa#+ sehngga dapat disimpan dalam a#tu yang lama'

    Pengeringan dapat dila#u#an dengan dua ara+ yaitu pengeringan seara

    alami dan seara &uatan' Pengeringan alami dila#u#an dengan

    meman*aat#an sinar matahari &ai# seara langsung maupun ditutupi

    dengan #ain hitam' Sedang#an pengeringan seara &uatan dila#u#an

    dengan o,en'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    22/57

    1

    6' Sortasi #ering Tujuan sortasi #ering yaitu untu# memisah#an &ahan C

    &ahan asing seperti &agian tanaman yang tida# diingin#andan #otoran

    lain yang masih ada dan tertinggal di simplisia #ering'

    5' Pengepa#an dan penyimpanan Pengepa#an simplisia dapat

    mengguna#an adah yang inert+ tida# &eraun+ melindungi simplisia

    dari emaran serta menegah adanya #erusa#an' Sedang#an

    penyimpanan simplisia se&ai#nya di tempat yang #elem&a&annya

    rendah+ terlindung dari sinar matahari+ dan terlindung dari gangguan

    serangga maupun ti#us'

    8' Pemeri#saan mutu merupa#an usaha untu# menjaga #eajegan mutu

    simplisia' Pemeri#saan mutu simplisia dila#u#an pada a#tu

    penerimaan atau pem&eriaanya dari pengumpul atau pedagang

    simplisia' Simplisia yang diterima harus &erupa simplisia murni dan

    memenuhi persyaratan umum untu# simplisia .Medi#a Medial

    Indonesia : 199/'

    70 Ti8&& E$2%&$ d& E$2%&$ 7&i%

    >#stra# adalah sediaan pe#at yang diperoleh dengan menge#stra#si

    )at a#ti* dari simplisia na&ati atau simplisia heani mengguna#an pelarut

    yang sesuai+ #emudian semua atau hampir semua pelarut diuap#an dan

    massa atau ser&u# yang tersisa diperla#u#an sedemi#ian hingga memenuhi

    &a#u yang telah ditetap#an' Se&agian &esar e#stra# di&uat dengan

    menge#stra#si &ahan &a#u o&at seara per#olasi' Seluruh per#olat

    &iasanya dipe#at#an dengan ara destilasi dengan pengurangan te#anan+

    agar &ahan utama o&at sesedi#it mung#in ter#ena panas ."arma#ope

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    23/57

    1

    Indonesia >disi IB+ 199 : 5/'

    >#stra# air adalah sediaan air simplisia na&ati+ yang mengandung ethanol

    se&agai pelarut atau pengaet atau se&agai pelarut dan pengaet' Ji#a tida#

    dinyata#an lain pada masing4masing monogra*i tiap ml e#stra# mengandung

    &ahan a#ti* dari 1 gram simplisia yang memenuhi syarat'

    >#stra# air yang enderung mem&entu# endapan dapat didiam#an dan

    disaring atau &agian yang &ening dienaptuang#an' $eningan yang diperoleh

    memenuhi persyaratan "arma#ope' >#stra# air dapat di&uat dari e#stra# yang

    sesuai ."arma#ope Indonesia >disi IB+ 199 : 5/'

    >#stra# tum&uhan o&at yang di&uat dari simplisia na&ati dapat dipandang

    se&agai &ahan aal+ &ahan antara atau &ahan produ# jadi'

    a' >#stra# se&agai &ahan aal dianalog#an dengan #omoditi &ahan &a#u

    o&at yang dengan te#nologi *ito*armasi diproses menjadi produ# jadi'

    &' >#stra# se&agai &ahan antara &erarti masih menjadi &ahan yang dapat di

    proses lagi mejadi *ra#si C *ra#si+ isolate senyaa tunggal ataupun tetap

    se&agai ampuran dengan e#tra# lain'

    ' >#stra# se&agai produ# jadi &erarti e#stra# yang &erada dalam sediaan

    o&at jadi siap diguna#an oleh penderita' ."arma#ope Indonesia >disi III+

    1959 : 9/

    D0 Ti8& E$2%&$i

    alam &u#u Parameter Standart+ 2000 ditulis >#stra#si adalah

    #egiatan penari#an #andungan #imia yang dapat larut sehingga terpisah

    dari &ahan yang tida# terlarut dengan pelarut air' Simplisia yang

    die#stra#si mengandung &er&agai senyaa a#ti* yang dapat larut dan

    senyaa a#ti* yang tida# dapat larut seperti serat+ #ar&ohidrat+ protein+ dan

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    24/57

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    25/57

    1+

    e*e#ti* untu# senyaa4senyaa yang tida# tahan panas #arena

    dila#u#an pada temperatur #amar+ sehingga tida# menye&aan

    degradasi senyaa4senyaa yang tida# tahan panas' Kelemahan dari

    maserasi adalah prosesnya mema#an a#tu yang u#up lama dan dapat

    &erlangsung &e&erapa jam sampai &e&erapa minggu .!nsel+ 1989/'

    2/ Per#olasi

    Per#olasi adalah e#stra#si dengan pelarut yang selalu &aru sampai

    sempurna yang umumnya dila#u#an pada temperatur ruangan' Proses

    terdiri dari tahapan pengem&angan &ahan+ tahapan maserat antara+ tahap

    per#olasi se&enarnya .penampungan e#stra#/+ terus menerus sampai

    diperoleh e#stra# .per#olat/ yang jumlahnya 14 #ali &ahan .$PM+

    2012/'

    &' >#tra#si Panas

    a' 3e*lu#s

    3e*lu#s adalah e#stra#si dengan pelarut pada temperatur titi#

    didihnya+ selama a#tu tertentu dan jumlah pelarut ter&atas yang relati*

    #onstan dengan adanya pendingin &ali#' ;mumnya dila#u#an

    pengulangan proses pada residu pertama sanpai =4 #ali sehingga dapat

    termasu# proses e#stra#si sempurna' Ke#urangan yang utama dari

    metode ini adalah terdegradasinya #omponen yang tida# tahan panas'

    &' [email protected]@let adalah proses e#stra#si yang selalu &aru yang umumnya

    dila#u#an dengan alat #husus sehingga terjadi e#stra#si #ontinu dengan

    jumlah pelarut relati* #onstan dengan adanya pendingin &ali#' >#stra#si

    [email protected] hanya diperlu#an &ila senyaa yang diingin#an memili#i

    #elarutan ter&atas dalam suatu pelarut' Keuntungan dari metode ini

    adalah &anya#nya &agian tanaman a#an terlarut dengan #ondisi

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    26/57

    1

    pemanasan' Kelemahannya adalah tida# dapat diguna#an untu#

    senyaa yang tida# tahan pemanasan #arena pemanasan yang

    &er#epanjangan dapat menye&aan degradasi senyaa'

    ' igesti

    igesti adalah maserasi #ineti# pada temperatur yang le&ih tinggi

    dari temperatur ruangan+ yaitu seara umum dila#u#an pada temperatur

    A040E-' Temperatur yang u#up tinggi a#an mening#at#an e*isiensi

    pelarut .$PM+ 2012/'

    d' In*usaIn*us adalah e#stra#si dengan pelarut air pada temperatur penangas

    air .&ejana in*us terelup dalam penangas air mendidih/+ temperatur

    teru#ur .9604 980-/ selama a#tu tertentu .1420 menit/'

    e' e#o#

    e#on adalah in*usa yang dila#u#an dengan ara pere&usan dengan

    air pada a#tu yang le&ih lama dan temperatur sampai titi# didih air'

    E0 Ti8&& 2e2&6 R&di$&" e

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    27/57

    1

    logam transisi+ dan &er&agai sistem en)im lainnya .armaan F !rtanti+

    2009/'Seara umum sum&er radi#al &e&as dapat di&eda#an menjadi dua+

    yaitu endogen dan e#sogen' 3adi#al &e&as endogen dapat ter&entu#

    melalui auto#sidasi+ o#sidasi en)imati#+ *agositosis dalam respirasi+

    trans*or ele#tron di mito#ondria dan o#sidasi ion4ion logam transisi'

    Sedang#an radi#al &e&as e#sogen &erasal dari luar sistem tu&uh+ misalnya

    sinar ;B' i samping itu+ radi#al &e&as e#sogen dapat &erasal dari

    a#ti,itas ling#ungan' Menurut Supari .1996/+ a#ti,itas ling#ungan yang

    dapat memunul#an radi#al &e&as antara lain radiasi+ polusi+ asap ro#o#+

    ma#anan+ minuman+ o)on dan pestisida' Ter&entu#nya senyaa radi#al+

    &ai# radi#al &e&as endogen maupun e#sogen terjadi melalui sederetan

    rea#si' Mula4mula terjadi pem&entu#an aal radi#al &e&as .inisiasi/+ lalu

    peram&atan atau ter&entu#nya radi#al &aru .propagasi/+ dan tahap tera#hir

    yaitu pemusnahan atau pengu&ahan senyaa radi#al menjadi non radi#al

    .terminasi/'

    3adi#al &e&as yang &eredar dalam tu&uh &erusaha untu# menuri

    ele#tron yang ada pada mole#ul lain seperti ! dan sel' Penurian ini

    ji#a &erhasil a#an merusa# sel dan ! terse&ut' apat di&ayang#an ji#a

    radi#al &e&as &anya# &eredar ma#a a#an &anya# pula sel yang rusa#'

    Kerusa#an yang ditim&ul#an dapat menye&aan sel terse&ut menjadi

    tida# sta&il yang &erpotensi memperepat proses penuaan dan #an#er

    Penya#it Jantung Koroner .PJK/+ Penya#it Kan#er+ Penya#it Katara#+

    Penya#it egenerati*+ dan Proses Penuaan .I#hlas+ 201=/'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    28/57

    1.

    3adi#al &e&as dalam tu&uh pada dasarnya &erperan dalam

    pemeliharaan #esehatan #arena si*atnya yang rea#ti* untu# mengi#at atau

    &erea#si dengan mole#ul asing yang masu# #e dalam tu&uh'

    Ketida#seim&angan antara radi#al &e&as dengan antio#sidan dalam tu&uh

    dapat menye&aan terganggunya system meta&olisme+ hal ini dia#i&at#an

    #arena si*at radi#al &e&as yang dapat menyerang lipid+ ! .deoxyribo

    necleic acid/+ dan protein #omponen sel dan jaringan .>raati+ 2012/'

    F0 Ti8&& 2e2&6 A2i$id&

    !ntio#sidan adalah senyaa yang mampu menghilang#an+ mem&ersih#an+

    dan menahan pem&entu#an o#sigen rea#ti* atau radi#al &e&as dalam tu&uh'

    3adi#al &e&as adalah atom atau mole#ul yang tida# sta&il #arena memili#i

    ele#tron yang tida# &erpasangan dalam or&ital luarnya sehingga sangat rea#ti*

    untu# mendapat#an pasangan ele#tron dengan mengi#at sel4sel tu&uh' !pa&ila hal

    terse&ut terjadi seara terus menerus dapat menye&aan #erusa#an dan #ematian

    sel' !ntio#sidan dituju#an untu# menegah dan mengo&ati penya#it seperti

    ateros#lerosis+ stro#e+ dia&etes+ al)heimer+ dan #an#er .!Gil+ !hmad dan

    Mehmood+ 2006/'

    !ntio#sidan merupa#an senyaa pem&eri ele#tron .ele#tron donor/ atau

    redu#tan' Senyaa ini memili#i &erat mole#ul yang #eil+ tetapi mampu

    menga#ti,asi &er#em&angnya rea#si o#sidasi dengan ara menegah ter&entu#nya

    radi#al' !ntio#sidan juga merupa#an senyaa yang dapat mengham&at rea#si

    o#sidasi dengan mengi#at radi#al &e&as dan mole#ul yang rea#ti*' $erdasar#an

    sum&ernya antio#sidan di&agi dalam dua #elompo# yaitu antio#sidan alami

    .antio#sidan hasil e#stra#si &ahan alami/ dan antio#sidan sinteti# .antio#sidan

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    29/57

    #/

    yang diperoleh dari hasil sintesa rea#si #imia/' Sedang#an &erdasar#an

    me#anisme #erjanya+ antio#sidan digolong#an menjadi tiga #elompo#+ yaitu

    antio#sidan primer+ se#under+ dan tersier .%inarno+ 1992/'

    Menurut %inarno .1992/+ seara umum antio#sidan dapat digolong#an

    dengan dua ara yaitu:

    1 $erdasar#an Me#anisme Kerja

    a' !ntio#sidan primer adalah antio#sidan yang &e#erja dengan menegah

    rea#si &erantai pem&entu#an radi#al &e&as dengan mengu&ahnya

    menjadi senyaa yang tida# rea#ti* atau sta&il' !ntio#sidan ini &erperan

    se&agai donor hidrogen atau dapat juga se&agai a#septor ele#tron'

    -ontohnya adalah $(T .butylated hidroxy toluene/'

    &' !ntio#sidan se#under adalah antio#sidan yang &e#erja dengan

    mengham&at #erja pero#sidan+ dengan me#anisme rea#si &erupa

    penyerapan sinar u,+ dea#ti,asi ion logam yaitu dengan pem&entu#an

    senyaa #omple#' -ontohnya: etilendiamin tetraasetat .>T!/+ asam

    sitrat dan asam tartrat'

    2 $erdasar#an sum&ernya

    & !ntio#sidan sinteti# adalah antio#sidan alami yang telah diprodu#si

    seara sintetis untu# tujuan #omersial' !ntio#sidan sinteti# yang

    diijin#an penggunaannya untu# ma#anan yaitu $util (idro#si !nisol

    .$(!/+ $util (idro#si Toluen .$(T/+ Propil galat+ Tert4$util (ido#si

    Huinon .T$(H/ dan To#o*erol'

    !ntio#sidan alami merupa#an antio#sidan yang diperoleh dari &ahan

    alam+ merupa#an senyaa meta&olit se#under tum&uhan seperti

    senyaa golongan al#aloid+ *enoli#+ *la,onoid'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    30/57

    #1

    yang memili#i a#ti,itas antio#sidan meliputi *la,on+ *la,onol+

    iso*la,on+ #ate#sin+ *la,onol dan #al#on' -ontoh: >pigalo#ate#in galat

    .>raaati+ 2012/ '

    ;ntu# mengetahui apa#ah suatu )at memili#i #emampuan se&agai

    antio#sidan ma#a diperlu#an uji a#ti,itas antio#sidan+ diantaranya dengan

    penentuan &ilangan pero#sida+ dan penang#apan radi#al PP('

    G0 Ti8&& Me2de Pe&6$&p& R&di$&" DPPH (1,1- diphe!"-#-

    pi$%i"hid%&'i")

    a Stru#tur #imia3umus &angun PP(

    N

    N

    NO2NO

    2

    NO2

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    31/57

    ##

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    32/57

    #

    epat+ dan sensiti* untu# pengujian a#ti,itas antio#sidan senyaa tertentu

    atau e#stra# tanaman .3e,iani+ 2012/'

    H0 U8i A$2i=i2& A2i$id& de6& Me2de DPPH

    ;ji a#ti,itas antio#sidan merupa#an uji yang dila#u#an untu#

    menentu#an #ea#ti*an suatu senyaa dalam mengham&at radi#al &e&as'

    !#ti,itas antio#sidan tida# dapat diu#ur seara langsung+ melain#an

    melalui e*e# antio#sidan dalam mengontrol proses o#sidasi' Setiap metode

    memili#i me#anisme yang &er&eda+ sesuai dengan #andungan senyaa

    antio#sidannya' Metode yang diguna#an dalam penelitian ini adalah

    metode peredaman radi#a &e&as PP(' PP(4diphenyl .+44

    pirylhidra)yl/ merupa#an radi#al &e&as yang sta&il dalam larutan &erair

    atau metanol dan memili#i arna ungu yang ditunju##an oleh pita

    a&sor&si dalam pelarut metanol pada panjang gelom&ang 1420 nm atau

    dengan panjang gelom&ang 15 nm' PP( &ersi*at pe#a terhadap ahaya+

    o#sigen+ dan p(' $entu# radi#al PP( merupa#an &entu# sta&il sehingga

    mung#in dila#u#an pengu#uran a#ti,itas antio#sidan yang u#up a#urat'

    PP( dapat menang#ap atom hidrogen dari #omponen e#stra# yang

    diampur#an+ #emudian &erea#si menjadi &entu# teredu#sinya dan

    ditandai dengan &er#urangnya intensitas arna ungu larutan PP('

    Prinsip rea#si dari metode ini adalah penang#apan hidrogen dari

    antio#sidan oleh radi#al &e&as PP( .Dul+ 2008/'

    !#ti,itas antio#sidan dari e#stra# terhadap radi#al &e&as PP(

    diu#ur menurut metode $lois .198/ dan [email protected] .200A/+ peru&ahan

    serapan yang dihasil#an dalam rea#si ini diguna#an untu# menge,aluasi

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    33/57

    #

    #andungan antio#sidan dalam e#stra#'

    Pola distri&usi antio#sidan dalam e#stra# yang diuji+ dapat

    dinyata#an se&agai &eri#ut :

    Ta&el II'1' Ting#at #e#uatan antio#sidan dengan metode PP(

    IT>SIT!S I7!I I-90

    Sangat !#ti* K 90 ppm!#ti* 904100 ppm

    Sedang 101420 ppm

    7emah 20400 ppm

    Penelitian ini mengguna#an antio#sidan ,itamin - se&agai

    pem&anding' 7arutan PP( yang &erisi e#stra# sampel diu#ur serapan

    ahayanya dan dihitung a#ti,itas antio#sidannya dengan persen inhi&isi+

    yaitu &anya#nya a#ti,itas senyaa antio#sidan yang dapat menang#ap

    radi#al &e&as PP(' Parameter yang umum diguna#an untu# mengetahui

    &esarnya a#ti,itas antio#sidan pada suatu e#stra# &ahan adalah dengan

    menentu#an nilai inhibitor concentration 0? .I-0/ &ahan antio#sidan

    terse&ut' (asil dapat di hitung dengan rumus

    %inhibisi=absorbansiblankoabsorbansi sampel

    absorbansiblanko 100

    I-0 merupa#an &ilangan yang menunju##an #onsentrasi e#stra# yang mampu

    mengham&at a#ti,itas radi#al se&esar 0?'

    I0 Ti8&& Fi2$i3i&

    "ito#imia adalah senyaa a#ti* #imia pada tanaman atau merupa#an

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    34/57

    #*

    unsur po#o# dalam tanaman' "ito#imia terdiri dari senyaa meta&olit

    primer dan se#under' ;nsur po#o# pada tanaman adalah senyaa al#aloid+

    tannin+ saponin+ *la,onoid dan *enoli#' ;nsur po#o# meta&olit primer

    adalah #omponen #imia pada *ungsi normal+ seperti protein+ #ar&ohidrat

    dan lema# pada tanaman+ sedang#an meta&olit se#under adalah turunan

    dari meta&olit primer' Senyaa meta&olit se#under merupa#an mole#ul

    #eil yang dihasil#an oleh suatu organisme tetapi tida# seara langsung

    di&utuh#an dalam mempertahan#an hidupnya+ tida# seperti protein+ asam

    nu#leat+ dan polisa#arida yang merupa#an #omponen dasar untu# proses

    #ehidupan .I#hlas+ 2012/'

    Senyaa meta&olit se#under merupa#an senyaa #imia yang

    umumnya mempunyai #emampuan &ioa#ti,itas dan &er*ungsi se&agai

    pelindung tum&uhan terse&ut dari gangguan hama penya#it untu#

    tum&uhan itu sendiri maupun ling#ungannya' Senyaa #imia se&agai hasil

    meta&olit se#under telah &anya# diguna#an se&agai )at arna+ raun+

    aroma ma#anan+ o&at4o&atan+ dan se&againya serta sangat &anya# jenis

    tum&uh4tum&uhan yang diguna#an untu# o&at4o&atan yang di#enal

    se&agai o&at tradisional sehingga diperlu#an penelitian tentang

    penggunaan tum&uh4tum&uhan &er#hasiat .7enny+ 2006/' Senyaa

    meta&olit se#under ini di antaranya *la,onoid+ tanin+ al#aloid+ saponin+

    terpenoid+ steroid+ dan senyaa *enoli#'

    10 M&4&3 ; 3&4&3 9i2$i3i& *

    a' "la,onoid"la,onoid merupa#an salah satu #elompo# senyaa &ahan alam yang

    &anya# ditemu#an pada tum&uhan' "la,onoid adalah senyaa *enolat yang

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    35/57

    #+

    terhidro#silasi dan merupa#an senyaa -64-=4-6dimana -6diganti dengan

    &en)ene dan -= adalah rantai ali*ati# yang terdiri dari inin piran'

    ;mumnya+ *la,onoid terdapat pada tum&uhan se&agai gli#osida+ gugusan

    gula pada satu atau le&ih grup hidro#sil *enoli#' "la,onoid mengandung

    system aromati# yang ter#onjugasi sehingga menunju##an pita serapan #uat

    pada daerah spe#trum ;B dan spe#trum tampa#' "la,onoid terdapat pada

    seluruh &agian tanaman+ termasu# pada &uah+ tepung sari+ dan a#ar'

    $erdasar#an pada ting#at #etida#jenuhan dan o#sidasi dari segmen #ar&on+

    *la,onoid selanjutnya di&agi menjadi &e&erapa #elas seperti pada gam&ar

    2'2 .(ar&orne+ 1985/'"la,onoid merupa#an golongan senyaa alami dari senyaa *enoli#

    yang &anya# merupa#an pigmen tum&uhan' Saat ini le&ih dari 6'000

    senyaa yang &er&eda masu# #e dalam golongan *la,onoid' "la,onoid

    merupa#an &agian penting dari diet manusia #arena &anya# man*aatnya &agi

    #esehatan' "ungsi #e&anya#an *la,onoid dalam tu&uh manusia adalah

    se&agai antio#sidan sehingga sangat &ai# untu# penegahan #an#er' Man*aat

    *la,onoid antara lain adalah untu# melindungi stru#tur sel+ memili#i

    hu&ungan sinergis dengan ,itamin - .mening#at#an e*e#ti*itas ,itamin -/+

    anti in*lamasi+ menegah #eropos tulang dan se&agai anti&ioti'&' Tanin

    Tanin merupa#an golongan senyaa *enol yang terdapat pada daun+

    &uah yang &elum matang+ merupa#an golongan senyaa a#ti* tum&uhan

    yang termasu# golongan *la,onoid+ mempunyai rasa sepat dan mempunyai

    #emampuan menyama# #ulit' Seara #imia tanin di&agi menjadi dua

    golongan+ yaitu tanin ter#ondensasi atau tanin #ate#in dan tanin

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    36/57

    #

    terhidrolisis atau tanin galat'

    ;ntu# mengetahui senyaa tanin diguna#an larutan gelatin dan "e-l='

    Peru&ahan arna yang terjadi #arena penam&ahan "e-l= #arena

    ter&entu#nya "e=Ltanin dan "e=Lpoli*enol' !tom o#sigen pada tanin dan

    poli*enol mempunyai pasangan ele#tron yang mampu mendonor#an

    ele#tronnya pada "e=L yang mempunyai or&ital d #osong mem&entu#

    i#atan #o,alen #oordinat sehingga menjadi satu #omple#s .(ar&orne+

    1985/'Terjadinya arna &iru #ehitaman menunju##an adanya tanin galat

    sedang arna hijau #ehitaman menunju##an adanya tanin #ate#ol'

    "e-l= "e=LL =-l4

    &' !l#aloid

    !l#aloid adalah senyaa4senyaa organi# yang terdapat dalam

    tum&uh4tum&uhan+ &ersi*at &asa dan stru#tur #imianya mempunyai sistem

    ling#ar heterosi#li# dengan nitrogen se&agai hetero atomnya' ;nsur4unsur

    penyusun al#aloid adalah #ar&on+ hidrogen+ nitrogen+ dan o#sigen' !danya

    nitrogen dalam ling#ar pada stru#tur #imia al#aloid menye&aan al#aloid

    terse&ut &ersi*at al#ali' leh #arena itu golongan senyaa4senyaa ini

    dise&ut al#aloid .Sumardjo+ 2009/' !l#aloid &iasanya tanpa arna+

    sering#ali &ersi*at optis a#ti*+ #e&anya#an &er&entu# #ristal dan hanya

    sedi#it yang &er&entu# airan pada suhu #amar+ ontohnya pada ni#otina'

    Senyaa4senyaa golongan al#aloid misalnya caffeine, theobromine dan

    theophylline .(ar&orne+ 1985/'

    ' Saponin

    Saponin terdapat pada tanaman tinggi' Senyaa ini dapat mem&entu#

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    37/57

    #

    larutan #oloidal dalam air dan &ila di#oo# a#an mem&uih' Saponin

    memili#i rasa pahit atau getir+ dapat mengiritasi mem&ran mu#osa dan

    mem&entu# senyaa #omple#s dengan #olesterol' Selain itu+ saponin juga

    &ersi*at to#si# terhadap i#an dan hean &erdarah dingin lainnya' (al ini

    menye&aan saponin diman*aat#an se&agai raun i#an' Pada #onsentrasi

    yang rendah+ saponin sering menye&aan hemolisis sel darah merah pada

    ti#us .(ar&orne+ 1985/'

    d' Terpenoid dan SteroidTerpenoid adalah suatu senyaa yang &erasal dari mole#ul

    isoprena -(2-.-(=/4-(-(2dan #erang#a #ar&onnya di&angun oleh

    penyam&ungan dua atau le&ih satuan - ini' Terpenoid terdiri atas

    &e&erapa maam senyaa+ mulai dari #omponen minya# atsiri+ yaitu

    monoterpen dan ses#uiterpen yang mudah menguap .-10dan -1/+ diterpen

    yang le&ih su#ar menguap .-20/ sampai #e senyaa yang tida# menguap+

    yaitu triterpenoid dan sterol .-=0/+ serta pigmen #aretonoid' Seara umum

    senyaa ini larut dalam lema# dan terdapat dalam sitoplasma sel

    tum&uhan' $iasanya senyaa ini die#stra#si dengan mengguna#an etil dan

    #loro*orm .(ar&orne+ 1985 : 12/'

    Sterol atau steroid adalah triterpenoid yang #erang#a dasarnya inin

    si#lopentana perhidro*enantren' Senyaa sterol pada tum&uhan dise&ut

    dengan *itosterol+ yang umum terdapat pada tum&uhan tinggi adalah

    sitosterol+ stigmasterol dan #ampesterol' Senyaa ini dapat

    di#lasi*i#asi#an menjadi steroid dengan atom #ar&on le&ih dari 21+ yaitu

    sterol+ sapogenin+ gli#osida jantung dan ,itamin ' Senyaa ini dapat

    diguna#an dalam pem&uatan o&at .(ar&orne+ 1985 : 1A9/'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    38/57

    #.

    J0 Ti8&& Spe$2%923e2e% U=-Vi

    Spe#tro*otometri ;B4Bis merupa#an salah satu te#ni# analisis spe#tros#opi

    yang mema#ai sum&er radiasi ele#tromagneti# ultra,iolet de#at .1904=80/ dan

    sinar tampa# .=804580/ dengan mema#ai instrumen spe#tro*otometer'

    Spe#tro*otometri ;B4Bis meli&at#an energi ele#troni# yang u#up &esar pada

    mole#ul yang dianalisi sehingga spe#tro*otometri ;B4Bis le&ih &anya# dipa#ai

    untu# analisis #uantitati* daripada #ualitati* .M/ dengan )at #imia yang menim&ul#an ham&uran a&sor&si'

    engan ara mem&anding#an a&sor&si energi radiasi pada suatu panjang

    gelom&ang tertentu oleh suatu larutan ontoh terhadap larutan standard'

    10 I2%3e2 pe$2%923e2e% =-=i

    Spe#tro*otmeter yang sesuai untu# pengu#uran di daerah spe#trum

    ultra,iolet dan sinar tampa# terdiri dari sistem opti# dengan #emampuan

    menghasil#an sinar mono#romatis dalam jang#auan panjang gelom&ang 2004

    800 nm' Suatu diagram sederhana spe#tro*otometer ;B4Bis ditunju##an

    dalam gam&ar II' dengan #omponen4#omponennya meliputi sum&er sinar+

    mono#romati#+ dan sistem opti# .

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    39/57

    /

    panjang gelom&ang yang diingin#an untu# pengu#uran suatu )at tertentu+

    yang menunju##an &aha setiap gugus #romo*or mempunyai panjang

    gelom&ang ma#simum yang &er&eda' ari mono#romator tadi ahaya atau

    energi radiasi diterus#an dan diserap oleh suatu larutan yang a#an diperi#sa di

    dalam #u,et' Kemudian jumlah ahaya yang diserap oleh larutan a#an

    menghasil#an signal ele#tri# pada dete#tor+ yang mana signal ele#tri# ini

    se&anding dengan ahaya yang diserap oleh larutan terse&ut' $esarnya signal

    ele#tri# yang dialir#an #e penatat dapat dilihat se&agai ang#a .

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    40/57

    1

    Sum&er sinar atau lampu pada #enyataannya merupa#an 2 lampu

    yang terpisah+ yang seara &ersama4sama+ mampu menjang#au

    #eseluruhan daerah spe#trum ultra,iolet dan tampa#' ;ntu# sinar

    tampa#+ diguna#an lampu tungsten' 7ampu ini ter&uat dari logam

    tungsten' 7ampu tungsten mengemisi sinar pada panjang gelom&ang

    =042000 nm+ #arenanya oo# untu# #olorimetri .

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    41/57

    #

    prisma' Prisma selanjutny &erputar untu# memilih panjang gelom&ang

    tertentu yang diperlu#an untu# pengujian' Pengaruh ini identi# dengan

    pem&entu#an pelangi ji#a sinar dari ahaya matahari terpeah #edalam

    5 #omponen arnannya .merah+ jingga+ #uning+ hijau+ &iru+ nila+ dan

    ,iolet/ melalui pem&iasan tetesan4tetesan air hujan .

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    42/57

    $ De0e02%Se0e"&h 5i&% 3e"&"6i 5&3pe", 3&& pe6%6&

    i0e5i0&5 &p&p6 !&7 di5e8&8& 2"eh &852%p5i di66%

    de7& 56&06 de0e02%4 De0e02% 8i&5&!& 3e%6p&&

    epi7& e"e0%2i !&7 di5e860 de7& 0&867

    pe77&d& 9202, !&7 8e%e&5i 606 3e768&h

    i0e5i0&5 8e%&5 5i&% ed&"&3 5i&% e"e0%i !&7 d&p&0

    di66% de7& 36d&h, d& :67& 8e%&5i 5e8&7&i 56&06

    pe77&d& (&3;i

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    43/57

    BAB III

    KERANGKA KONSEP DAN HIPOTESIS

    A. KERANGKA KONSEP

    +

    A0i25id&

    A0i25id&A0i25id&

    [email protected]&

    S&!6%&

    ?HT T629e P%6 G&" T??HA

    I&?6&h

    S&!6%&

    S&!6%&

    S&!6%&A&%

    S&!6%&

    S&!6%&?&0&

    S&!6%&

    S&!6%&

    S&!6%&

    Re3867 A5p&%&765K&i"&

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    44/57

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    45/57

    Ke0e%&7& BDi0e"i0i

    Tid& di0e"i0i

    B. HIPOTESIS

    Hip20e5i5 d&"&3 pee"i0i& ii &d&"&h &p56" e50%&

    5&!6%& &5p&%&765 .Asparagus officinalisL/ mempunyai a#ti,itas se&agai

    antio#sidan yang di&u#ti#an dengan #emampuan menang#ap radi#al &e&as

    sinteti# PP( yang di&u#ti#an dengan harga I- 0'

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    46/57

    A IV

    METODOLOGI PENELITIAN

    A0 De&i Pee"i2i&

    Jenis penelitian dalam #arya tulis ini adalah penelitian des#ripti* yaitu suatu

    penelitian yang dila#u#an untu# mendes#ripsi#an atau menggam&ar#an suatu

    *enomena yang terjadi dimasyara#at' Pada umumnya penelitian des#ripti*

    diguna#an untu# mem&uat penilaian terhadap suatu #ondisi dan penyelenggaraan

    suatu program dimasa se#arang+ #emudian hasilnya diguna#an untu# menyusun

    perenanaan per&ai#an program terse&ut .otoatmodjo+ 2010/'

    0 L$&i d& .&$2 Pee"i2i&

    10 L$&i Pee"i2i&

    7o#asi penelitian untu# #arya tulis ini dila#u#an di 7a&oratorium

    !nalisa &at dan "ito#imia+ Institut Ilmu Kesehatan $ha#ti %iyata Kediri'

    #0 .&$2

    %a#tu untu# mela#sana#an penelitian #arya tulis ini dimulai pada &ulan

    "e&ruari sampai !pril 2016'

    .

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    47/57

    /

    70 V&%i&

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    48/57

    1

    K0

    L0

    o

    M0 Baria&el N0 e,inisi perasional O0 Par

    ameter

    P0 !lat >0 S#ala

    R0

    1

    S0 Baria&el &e&as

    atau

    Independent

    Variable adalah

    e#stra# sayuran

    !sparagus

    .Asparagus

    officinalis L/'

    T0 Tanaman !sparagus merupa#an tanaman

    sayuran yang di#onsumsi pada &agian re&ungnya'

    3e&ung !sparagus mengandung )at aspegirine yang

    &erguna untu# memper&ai#i penernaan ma#anan dan

    melanar#an air seni'

    U0 Mg V0 .0 omial

    ?0

    2

    Y0 Baria&el teri#at

    atau ependent

    Variable adalah s#iring

    *ito#imia

    @0 "ito#imia terdiri dari senyaa meta&olit primer

    dan se#under' ;nsur po#o# pada tanaman adalah

    senyaa al#aloid+ tannin+ saponin+ *la,onoid dan

    *enoli#

    AA0 m7 A0 Ta&

    ung rea#si+

    pipit tetes

    A70 rdinal

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    49/57

    #

    AD0

    =

    AE0 Baria&el teri#at

    atau ependent

    Variable adalah uji

    a#ti,itas antio#asidan

    AF0 !ntio#sidan dide*inisi#an se&agai senyaa

    #omple#s yang terdapat pada ma#anan yang &er*ungsi

    se&agai pelindung tu&uh terhadap penya#it dan radi#al

    &e&as seperti: penya#it arterios#lerosis+ arthritis+

    #atara# dan juga penuaan dini serta &e&erapa penya#it

    #ronis lainnya

    AG0 pp

    m

    AH0 Spe

    #tro*omerti

    u, 4,is

    AI0 omin

    al

    AJ0

    AK0

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    50/57

    AL0 A"&2 d& &h&

    10 A"&2 ; &"&2

    AM0 !lat4alat yang diguna#an pada penelitian ini antara lain : aan+

    pipet tetes+ &ea#er glass+ orong+ neraa analiti#+ rotari e,aporator+ o,en+

    penangas air+ ta&ung rea#si+ alumunium *oil+ #u,et+ in#u&ator+

    spe#tro*otometer ultra ,iolet+ gunting+ dan tisu'

    #0 &h&

    AN0 $ahan #imia yang diguna#an pada penelitian ini adalah methnol+

    asam asetatN aGuadesN asam #lorida p'a .Mer#/N asam sul*at p'a .Mer#/N

    &en)ene p'a .Mer#/N asam asetat anhidratN asam &oratN asam o#salatN &esi

    .III/ #loridaN natrium hidro#sidaN ser&u# magnesiumN ser&u# sengN gelatinN

    natrium #loridaN PP( .1+14diphenyl424picrylhydrazyl/' $ahan pem&anding

    adalah ,itamin - .Mer#/'

    AO0

    AP0T&h&p& Pee"i2i&

    10 Pe3

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    51/57

    (-l pe#at'

    =/ Ter&entu#nya arna orange sampai merah menunju##an adanya

    *la,on+ merah sampai merah padam menunju##an *la,anol+ merah

    padam sampai merah #eunguan menunju##an *la,anon'

    &' Pengujian golongan saponin

    1/ itim&ang e#stra# 0+ gram dalam ta&ung rea#si ditam&ah#an 2 m7

    etanol 50?

    2/ #emudian diadu#+ ditam&ah#an dengan 20 m7 aGua&ides dan

    di#oo#'

    =/ Ji#a ter&entu# &usa yang sta&il menunju##an adanya saponin' Pengujian golongan tannin

    1/ itim&ang e#stra# 0+ gram dalam aan ditam&ah#an#an 2 m7

    etanol 50?

    2/ #emudian diadu#+ ditam&ah#an "e-l=se&anya# = tetes+

    =/ ji#a menghasil#an &iru #ara#teristi#+ &iru4hitam+ hijau atau &iru4hijau

    dan endapan'

    d' ;ji Steroid

    1/ >#sta# asparagus .Asparagus officinalis L/ ditam&ah#an asam asetat

    anhidrat 2 ml pada 0+ e#tra# etanol'

    2/ Kemudian tam&ah#an 2 ml asam sul*at pe#at'

    =/ !danya steroid ditandai dengan peru&ahan arna dari ,iolet menjadi

    &iru atau hijau

    e' ;ji Terpenoid

    1/ diampur#an ml e#stra# dengan 2 ml #loro*orm'

    2/ Kemudian tam&ah#an dengan hati4hati = ml asam sul*at pe#at'

    =/ Ter&entu#nya arna o#lat #emerahan pada permu#aan dalam

    larutan+ menunju##an adanya terpenoid

    :0 U8i A$2i=i2& A2i$id&

    &0 Pem&uatan larutan PP( .1+14 diphenyl424pi#rilhidra)il/

    1) i&uat larutan PP( #onsentrasi 0 Ogm7

    #) ilarut#an di dalam 100 m7 metanol'

    &' Pem&uatan 7arutan $lan#o

    1/ 7arutan &lan#o yang diguna#an adalah 1 m7 metanol dimasu##an #e

    dalam ta&ung rea#si

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    52/57

    *

    2/ itam&ah#an 1 m7 PP( #onsentrasi 100 ppm+

    =/ itam&ah#an 2 m7 metanol di#oo# hingga homogen'

    A/ iin#u&asi pada suhu =5Q- .di ruang gelap/ selama =0 menit'

    ' Persiapan 7arutan ;ji "ra#si n4he#sana+ >til !setat+ Metanol

    1/ i&uat larutan indu# dengan #onsentrasi 1000 ppm'

    2/ itim&ang 0 mg e#stra# ditim&ang

    =/ ilarut#an dalam 0 m7 metanol

    A/ i#oo# hingga homogen'

    / 7arutan indu# yang telah diperoleh #emudian di&uat ,ariasi

    #onsentrasi 2+ + 10+ 1+ dan 2 ppm

    d' Pem&uatan 7arutan ,itamin - se&agai Pem&anding .200 ppm/

    1/ itim&ang mg asam as#or&at

    2/ ilarut#an dalam 2 m7 methanol p'a

    =/ Kemudian di#oo# hingga homogeny

    A/ 7arutan indu# yang telah diperoleh #emudian di&uat ,ariasi

    #onsentrasi 1+ 2+ A+ 10+ dan 16 ppm

    e' Pengujian !#ti,itas !ntio#sidan terhadap "ra#si dan Bitamin -

    1/ 7arutan uji dipipet 1+0 m7 dimasu##an #e dalam ta&ung rea#si+

    2/ itam&ah#an 1+0 m7 PP( 100 ppm

    =/ itam&ah#an 2+0 m7 metanol di#oo# hingga homogen+ diin#u&asi

    pada suhu =5Q- .di ruang gelap/ selama =0 menit dan diu#ur

    serapannya pada panjang gelom&ang ma#simum 15 nm'

    AR0

    AS0

    AT0

    AU0

    AV0A&"i& D&2&

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    53/57

    +

    A.0 Jenis data yang diguna#an dalam penelitian ini adalahstatisti#

    parameti# jenis data !no,a satu arah .one ay ano,a/ adalah !no,a #lasi*i#asi 1

    arah merupa#an ano,a yang didasar#an pada pengamatan 1 #riteriaatau satu

    *a#tor yang menim&ul#an ,ariasi' !no,a satu arah .one ay ano,a/ diguna#an

    apa&ila yang a#an dianalisis terdiri dari satu ,aria&el teri#at dan satu

    ,aria&el &e&as .Sugianto+ 201/'

    A?0

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    54/57

    AY0 Ke%&6$& $e%8&

    [email protected]

    A0

    0

    !SP!3!#stra# methanol asparagus

    ;ji a#ti,itas antio#sidan

    metode PP(

    S#rining *ito#imia4 $erat #onstan4 3andemen

    %ater&ath3otary ,auum

    e,aporator 60E450E-

    Peme#atan

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    55/57

    70 DAFTAR PUSTAKA

    D0

    E0 !Gil+ "'+ !hmad+ I'+ dan Mehmood+ R' 2006' [email protected] and "ree 3adial

    Sa,enging Properties o* Tel,e Traditionally ;sed Indian Mediinal

    Plants'#ur$ % &iol+ 155418='

    F0 $adan PM 3epu&li# Indonesia+ 2012' 'edoman #e$nologi ormulasi

    ediaan &erbasis *s$tra$ Volume +, Ja#arta : epartemen Pengaasan

    &at dan Ma#anan 3epu&li# Indonesia'

    G0 alimartha dan "[email protected]+ 2011' a$ta ilmiah buah dan ayuran,

    Ja#arta : >rlangga

    H0 epartemen Kesehatan 3epu&li# Indonesia+ 1959'arma$ope Indonesia

    edisiIII' Ja#arta: epartemen Kesehatan 3epu&li# Indonesia'

    I0 epartemen Kesehatan 3epu&li# Indonesia+ 199' arma$ope Indonesia

    edisiIV' Ja#arta: epartemen Kesehatan 3epu&li# Indonesia'

    J0 epartemen Kesehatan 3epu&li# Indonesia' 1986' ateria edi$a

    Indonesia%ilid III' Ja#arta: epartemen Kesehatan 3epu&li# Indonesia'

    K0 epartemen Kesehatan 3epu&li# Indonesia' 199' ateria edi$a

    Indonesia%ilid VI' Ja#arta: epartemen Kesehatan 3epu&li# Indonesia'

    L0 ire#torat Pengaasan &at Tradisional' 2000''arameter tandar -mum

    *$stra$ #umbuhan .bat Ceta$an 'ertama' Ja#arta : epartemen

    Kesehatan 3epu&li# Indonesia'

    M0 >raati' .2012/' -/i A$ti!itas Antio$sidan *$stra$ aun

    0arciniadaedalanthera 'ierre engan etode pph (+,+1ifenil'i$rilhidrazil) an Identifi$asi 0olongan enya"a 2imia ari ra$si

    'aling A$tif' S#ripsi' Ja#arta : *a#ultas #edoteran ;ni,ersitas Indonesia

    N0

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    56/57

    (.cimum americanum Linn) dengan etode ''4 (5,51ifenil1+1

    'i$rilhidrazil)'

    */

  • 7/25/2019 kti kurang dapus

    57/57

    */

    >0 S#ripsi' Ja#arta : *a#ultas #edo#teran ;ni,ersitas Indonesia'

    R0 Kusumaati+ P' 2005''otensi 'engembangan 'rodu$ 'angan ungsional

    &erantio$sidan ari a$roalga an i$roalga' seana

    BS. 7autan+ J' 1995' 6adi$al &ebas 'ada *ritrosit dan Leu$osit+ Cermin

    unia 2edo$teran' .116/+ A942'

    T0 otoatnodjo+ S' 2010'etodologi 'enelitian 2esehatan' Ja#arta : 3ine#a

    -ipta'

    U0 Sugiarto' 201' asar1dasar statistic farmasi3 Dogya#arta : $ina*si

    Pu&lisher

    BV. ;tami Putri+ Tri' 201A' -/i A$ti!itas Antio$sidan *$stra$ aun

    &ayur *lang ('terospermum i!er ifolium) engan etode pph (+,+1

    ip 4enyl151'icrylhydrazyl) an Identifi$asi etabolit e$unde 6 'ada

    ra$si A$tif' S#ripsi' $eng#ulu : "a#ultas Keguruan an Ilmu Pendidi#an

    ;ni,ersitas $eng#ulu

    .0 %inarsi+ (' 2005' Antio$sidan Alami dan 6adi$al &ebas' Dogya#arta:

    Kanisius'

    ?0 Du+ 7' 2008' 7heat Antioxidants' .online/ ;nited States * !meria:

    %iley' .dia#ses pada A Januari 2016/'

    BY.


Recommended