Home >Education >Maketing mix, promotion mix dan periklanan

Maketing mix, promotion mix dan periklanan

Date post:16-Apr-2017
Category:
View:260 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Disusun Oleh :Dadang AbdullahDul HaerKadiyoNur Khamim

  • Strategi pemasaran yang dilaksanakan secara terpadu atau strategi pemasaran yang dilaksanakan secara bersamaan dalam menerapkan elemen strategi strategi yang ada dalam marketing mix itu sendiri.Menurut Kotler dan Amstrong pada tahun 1997, pakar marketing dunia. Marketing mix as the set of controlablle marketing variables that the firms bleads to produce the response it wants in the target market.Marketing Mix adalah sekumpulan variabel- variabel pemasaran yang dapat di kendalikan, yang dipergunakan oleh perusahaan untuk mengejar tingkat penjualan yang diinginkan dalam target pemasaran.

    Marketing Mix ( Bauran Pemasaran )

  • 1. ProductSebagai sesuatu yang dapat di tawarkan kepada seseorang untuk memuaskan suatu kebutuhan atau keinginan.Kualitas, layanan. Produkc berdasarkan fisiknya1. Produck berwujud(tangible)2. produck tak berwujud (intangible)Produck berdasarkan klasifikasinya 1. Durable goods2. Non durable goods3. Service

    Elemen Marketing Mix

  • Daur Hidup Produk atau Product Live Cyclea. PerkenalanPeriode pertumbuhan penjualan lambat karena produk baru saja di perkenalkan di masyarakat.b. Pertumbuhan (growth)Pasar dengan cepat menerima produk baru sehingga penjualan mulai melonjak dan menghasilkan laba yang besar.c. Kedewasaan (maturity)Periode dimana pertumbuhan penjualan mulai menurun karena produk sudah bisa diterima oleh sebagian besar pembeli potensial.d. Penurunan (decline)Dalam periode ini penjualan menurun dengan tajam diikuti dengan menyusutnya laba.

    1. Produck

  • Variable pada marketing mix yang mengacu pada apa yang harus diberikan konsumen untuk membeli suatu barang atau jasa yang biasanya menggunakan nilai uang. Harga , biaya produksi, tingkat permintaan terhadap produk yang bersangkutan, tingkat persaingan, persepsi konsumen thd produk yang hendak dipasarkan.Harga produk, cara memperhitungkan waktu yg digunakan untuk menghasilkan produk tersebut, serta aktivitas mental yang dilakukan dan bahkan upaya tingkah laku untuk mendukung produk itu.Harga mahal = kualitas produk tinggi, begitu sebaliknya. Dan persepsi ini biasanya sudah tertanam di benak konsumen shg jika produk menjanjikan kualitas terbaik dengan harga yang lebih murah dari produk pesaing maka hal ini hanya akan membingungkan konsumen.

    2. Price (Harga)

  • Tiga faktor penentu tinggi rendahnya harga dan saling berkaitan1. Kualitas produk2. Tingkat persaingan3. Kegiatan promosi yang dilakukan

    lanjutan

  • Sering juga di sebut saluran distribusi yang berarti keseluruhan kegiatan atau fungsi untuk memindahkan produk disertai hak pemiliknya dari produsen ke konsumen akhir atau pemakai.Walaupun konsumen pada umumnya sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan produsen, melainkan dengan perantara seperti warung , toko, supermarket, minimarket, dsb.Rumusan dalam menentukan distribusi : memilih, mengelola, memberikan motivasi kepada distributor, pedagang besar hingga pengeceryang membantu perusahaan menyediakan barang atau jasa kepada konsumen.

    3. Place (Distribusi)

  • Merupakan strategi dalam mengkomunikasikan informasi produk atau jasa dari penjual kepada pembeli.Sub faktor promosi : 1. Advertising / periklananPeriklanan merupakan suatu bentuk promosi yang lebih banyak didasari pada penonjolan kelebihan kelebihan kelebihan produk(product benefit)2. Sales promotion / promosi penjualanLebih didasari dengan adanya kelebihan tambahan dari luar produk, seperti pemberian hadiah, penghargaan, beli satu dapat dua, diskon dan sejenisnya.3. Personal selling/ penjualan personalFokus pada upaya agar sasaran mau mencoba suatu produk(trial)4. publicity / publisitasSebagai bentuk promosi lebih didasari pada kandungan nilai berita (new value) yang ada pada produk/ perusahaan.

    Promotion Mix (Bauran Promotion)

  • Suatu bentuk presentasi non personal atau massal dan promosi ide, barang dan jasa dalam media massa yang di bayar oleh suatu sponsor tertentu. Kolter dan Amstrong, periklanan merupakan setiap bentuk penyajian dan promosi bukan pribadi mengenai gagasan, barang atau jasa oleh sponsor yang teridentifikasi. Kegiatan periklanan memiliki tujuan untuk menjual yaitu produk jasa atau ide dan tujuan periklanan adalah menjual serta secara riil mengadakan kumunikasi secara berdaya guna.

    1. Periklanan (Advertising)

  • Sifat sifat umum periklanan1. presentasi umum; sifat umum ini memberi semacam keabsahan produk dan penawaran yang berstandarisasi.2. tersebar luas; priklanan adalah medium berdaya sebar luas yang memungkinkan pemasar mengulang satu pesan berulang kali.juga memungkinkan pembeli menerima dan membandingkan pesan berbagai pesaing.3. ekspresi yang lebih kuat; periklanan memberi peluang untuk mendramatisasi perusahaan dan produknya melalui penggunaan cetakan, suara, dan warna penuh seni.Tidak bersifat pribadi; audien tidak merasa wajib memperhatikan atau menanggapi. Iklan hanya mampu melakukan tugas yang bersifat monolog bukan dialog.

    lanjutan

  • Fungsi utama iklan 1. InformativeMenginformasikan khalayak mengenai seluk beluk produk. 2. PersuasingMempengaruhi khalayak untuk membeli 3. RemindingMenyegarkan informasi yang telah diterima khalayak4. EntertainmentMenciptakan suasana yang menyenangkan sewaktu khalayak menerima dan mencerna informasi.

    lanjutan

  • Salah satu model respon yang diberikan khalayak yaitu model AIDA,a. Attention; menarik.b. Interest; berminat dan ingun tahu lebih jauhC. Desire; ingin memiliki, memakai, menikmatid. Action; khalayak tergerak untuk membeli, atau melihat ke show room atau toko

    lanjutan

  • Menurut Institute of Sale Promotion, yang dikutip oleh Tom Brannan(1998) pada bukunya Komunikasi Pemasaran Terpadu; serangkaian tehnik pemasaran yang taktis yang dirancang dalam sebuah kerangka pemasaran yang strategis untuk menambah nilai suatu produk atau pelayanan agar mencapai tujuan tujuan khusus penjualan dan pemasaran.

    2. Promosi Penjualan(sales promotion)

  • Promosi penjualan memiliki tujuan yang dapat dibagi dua;1. terhadap konsumen untuk bisa melakukan pembelian, menciptakan percobaan produk diantaranya orang yang bukan pemakai dan menarik orang yang sering berganti merk.2. terhadap pengecer, membujuk pengecer agar mau menjual produk produk baru dan menyimpan persediaan yang lebih tinggi.Secara umum:1. meningkatkan permintaan dari dari para pemakai industrial dan atau konsumen akhir2.meningkatkan kinerja pemasaran perantara3. mendukung dan mengkoordinasikan kegiatan personal selling dan iklan

    lanjutan

  • Menurut Pilip Kotler; adalah suatu bentuk penyajian lisan dalam bentuk percakapan dengan satu atau lebih calon pembeli dengan tujuan untuk melakukan suatu penjualan.Dalam penjualan perorangan terjadi komunikasi langsung antara penjual dan pembeli, penjual dapat membujuk, mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian produk yang ditawarkan. Medianya presentasi, penjualan, pameran dagang, dll.

    3.Penjualan Perorangan(personal selling)

  • Merupakan stimulasi nonpersonal terhadap permintaan barang,jasa, ide dsb dengan berita komersial yang berarti dalam media massa dan tidak dibayar untuk mempromosikan dan atau melindungi citra perusahaan atau produk individualnya.Adalah kegiatan-kegiatan komunikasi yang bertujuan menciptakan pemahaman melalui pengetahuan, membina hubungan yang baik dengan berbagai khalayak dan menumbuh kembangkan citra positif. Daya tarik publisitas dan humas didasarkan pada tiga faktor; kredibilitas yang tinggi, kemampuan menangkap pembeliyang tidak menduga, dramatisasi.

    4. Publisitas (Publicity)

  • Periklanan merupakan suatu bentuk presentasi nonpersonal atau massal dan promosi ide, barang dan jasa dalam media massa yang di bayar oleh suatu sponsor tertentu.Dalam pelaksanaannya, kegiatan periklanan melibatkan dua unsur terpenting yaitu media dan kreatif.

    ADVERTISING MIX

  • Merupakan sarana yang akan dipakai dfalam mengantarkan sebuah pesan.Dalam kontek periklanan dikenal media periklanan berdasarkan kelompoknya; seperti media cetak, media elektronik, media luar ruangan, media transit, dsb.Kelompok media periklanan dengan istilah Above The Line (ATL) dan Below The Line(BTL).ATL menurut Frank Jeffkins; merupakan media yang berhak mengatur pengakuan dan pembayaran komisi kepada biro-biro iklan sedang BTL tidak memberikannya. Artinya biro iklan tidak berhak menerima komisi dari biaya opresaional dari media BTL.

    Media

  • Sifat ATL media tak langsung mengenai audience, karena sifatnya yang terbatas pada penerimaan audience. Media ATL a.l, surat kabar, televisi, majalah, radio, media luar ruang (outdoor),bioskop.Sedangkan BTL media yang langsung mengena pada audience, karena sifatnya yang memudahkan audience langsung menyerap satu produk atau satu pesan saja. Seperti directmail, katalog, point of purchase, pameran, brosur.

    lanjutan

  • Kreatifitas

    Hakim:2005*

  • Produk shootPendekatan BudayaHumorEmotional selling proposition

    Lanjutan

    Suyanto:2004*

  • Terima Kasih

    Hakim:2005*Suyanto:2004*

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended